Toto Tohari Santuni Anak Yatim dan Lansia di Desa Citapen Kuningan

Berita10 Views
banner 468x60

KUNINGAN, Sabtu 12 September 2026, Desa Citapen di Kecamatan Hantara kembali kedatangan tamu. Suasana desa yang biasanya tenang mendadak ramai. Warga berkumpul di satu titik karena ada agenda berbagi.

Kali ini yang hadir adalah Plt Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan, Toto Tohari. Ia datang bukan untuk kampanye. Ia datang membawa santunan untuk anak yatim dan para lanjut usia di desa tersebut.

banner 336x280

Toto Tohari Hadir di Citapen Bagikan Santunan

Hari Sabtu 12 September 2026 menjadi hari yang berbeda bagi warga Citapen. Sejak pagi warga sudah menunggu. Mereka tahu hari ini akan ada kegiatan sosial.

Benar saja, Toto Tohari tiba di lokasi. Ia langsung menyapa warga satu per satu. Setelah itu ia menyerahkan bantuan kepada sejumlah anak yatim dan lansia yang hadir.

Kegiatan ini bukan kali pertama. Menurut tim, agenda seperti ini sudah dilakukan setiap tahun. Tujuannya sederhana. Menjaga silaturahmi sekaligus meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.

Selain penyerahan santunan, momen ini juga dipakai untuk ngobrol. Toto mendengarkan cerita warga. Ia ingin tahu langsung apa yang dirasakan masyarakat di lapangan.

Agenda Rutin Bentuk Kepedulian Kepada Sesama

Bagi Toto, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ada nilai yang ingin ia jaga. Nilai itu adalah kepedulian.

Menurutnya, anak yatim dan lansia adalah kelompok yang harus jadi perhatian bersama. Mereka butuh dukungan, bukan hanya materi, tapi juga semangat dari lingkungan sekitar.

“Ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian dan berbagi terhadap sesama. Mudah-mudahan santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim dan para lansia ini bisa bermanfaat,” ujar Toto.

Kalimat itu ia sampaikan di hadapan warga Citapen. Suasana saat itu hangat. Anak-anak menerima bingkisan dengan senyum. Para lansia juga tampak senang karena masih diingat.

Toto ingin memastikan bantuan sekecil apapun bisa dirasakan manfaatnya. Karena itu ia memilih datang langsung, bukan hanya menitipkan.

Semangat Berbagi Tidak Perlu Menunggu Kaya

Dalam sambutannya, Toto juga menyampaikan pesan penting. Ia mengajak semua orang untuk tidak menunda kebaikan.

Menurutnya, berbagi tidak harus menunggu punya harta berlebih. Kepedulian bisa dimulai dari hal kecil. Bisa berupa materi, bisa juga berupa waktu dan perhatian.

“Yang terpenting adalah kepedulian dan kebersamaan. Kita ingin hadir di tengah masyarakat, menyapa mereka, dan berbagi apa yang kita miliki. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berjalan,” katanya.

Pesan itu mendapat sambutan dari warga. Banyak yang mengangguk. Bagi mereka, kehadiran seorang tokoh masyarakat secara langsung sudah menjadi bentuk penghargaan tersendiri.

Toto juga menekankan bahwa kegiatan sosial adalah jembatan. Melalui kegiatan ini, ia bisa lebih dekat dengan masyarakat. Ia bisa mendengar langsung keluhan, harapan, dan aspirasi warga Citapen.

Membangun Budaya Saling Membantu di Kuningan

Santunan yang diberikan memang tidak besar. Namun nilainya lebih dari sekadar uang atau bingkisan. Santunan itu membawa pesan bahwa masih ada orang yang peduli.

Toto berharap kegiatan seperti ini bisa menular. Ia ingin budaya saling membantu tumbuh di setiap desa di Kabupaten Kuningan.

“Semoga apa yang kami berikan ini bisa membawa manfaat. Jangan dilihat dari besar atau kecilnya, tetapi dari niat untuk berbagi dan kepedulian kita kepada sesama,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, tokoh agama, sampai pemuda, untuk sama-sama memperhatikan anak yatim dan lansia. Jika semua bergerak, beban mereka akan terasa lebih ringan.

Selain itu, Toto juga berharap kegiatan sosial tidak berhenti di acara. Semangat berbagi harus jadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Warga Sambut Hangat Kegiatan Sosial

Acara di Desa Citapen berlangsung penuh keakraban. Warga duduk bersama, bercanda, dan berfoto. Tidak ada jarak antara pejabat dan masyarakat.

Banyak warga yang mengaku senang. Mereka merasa didengar dan diperhatikan. Apalagi kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun, sehingga mereka tidak merasa dilupakan.

Bagi warga, kehadiran Toto Tohari memberi energi baru. Mereka jadi optimis bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan santunan ini, Toto Tohari kembali menegaskan satu hal. Pembangunan bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi. Pembangunan juga soal hati. Soal bagaimana kita memperlakukan sesama.

Semangat berbagi diharapkan terus mengalir. Tidak hanya di Citapen, tapi juga di desa-desa lain di Kuningan. Karena pada akhirnya, kekuatan sebuah daerah diukur dari seberapa peduli warganya satu sama lain.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *