Tina Wiryawati Tekankan Peran Laskar Gerindra di Tengah Masyarakat

Berita, DPRD23 Views
banner 468x60

KUNINGAN,   – Minggu pagi di Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, suasana berbeda dari biasanya. Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra, Hj. Tina Wiryawati, duduk bersama Laskar Gerindra Kuningan. Pertemuan itu bukan sekadar silaturahmi. Ada pesan penting yang ingin disampaikan untuk ke depan.

Tina membuka obrolan dengan mengingatkan posisi laskar. Menurutnya laskar bukan berdiri sendiri. Mereka adalah bagian dari keluarga besar Gerindra yang paling dekat dengan warga. Karena berada di akar rumput, laskar punya tanggung jawab lebih besar untuk peka.

banner 336x280

“Saya ini wakil dari teman-teman semua di DPRD provinsi. Saya juga Wasekjen DPP Partai Gerindra. Artinya, kita ini keluarga besar,” kata Tina politisi asal dapil Jabar XIII (Kuningan, Ciamis, Banjar dan Pangandaran), Minggu (13/9).

Ia melanjutkan, laskar harus bisa membaca keresahan di lingkungan masing-masing. Politik bagi Tina bukan soal kursi atau kepentingan pribadi. Partai harus jadi tempat untuk memberi manfaat.

“Laskar itu ada di akar rumput. Maka harus bisa peka terhadap keresahan sesama di lingkungan sekitar,” ujarnya.

“Saya ingin berbuat untuk masyarakat sesuai dengan apa yang saya mampu dan saya bisa. Kalau tidak berjuang, mana mungkin kita bisa membantu masyarakat,” tegasnya.

Apresiasi juga datang dari perwakilan DPC Partai Gerindra Kuningan, Bambang Harimurti. Ia melihat perhatian Tina kepada laskar sebagai bentuk pengakuan bahwa kader bawah adalah tulang punggung partai.

“Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada Bunda Tina atas atensinya kepada teman-teman Laskar Gerindra Kuningan. Bunda sebagai anggota dewan provinsi mempunyai perhatian lebih dan bahkan memprioritaskan teman-teman laskar,” ujar Bambang.

Bambang mengingatkan, membesarkan partai bukan jalan mudah. Semangat perjuangan harus terus dijaga. Ia mencontohkan perjalanan Tina yang pernah ditugaskan partai hingga ke luar Jawa.

“Beliau pernah maju di Sumatera, berdarah-darah demi membesarkan partai. Tujuannya satu, bagaimana perjuangan kita mengantarkan Pak Prabowo menjadi pemimpin di republik ini,” katanya.

Bambang berharap kader memanfaatkan akses yang ada untuk membantu warga. “Kalau ada keresahan warga sekitar, mari kita bantu melalui akses yang kita punya di partai. Kita bersama-sama berjuang dan membesarkan Partai Gerindra,” tegasnya.

Tina lalu berbagi cerita saat mendapat tugas ke Bangka Belitung. Wilayah baru, tidak kenal siapa-siapa, tapi instruksi partai tetap dijalankan. Ia datangi PAC satu persatu meski harus naik pesawat.

“Saya ditempatkan partai di Bangka Belitung. Saya tidak kenal dan tidak tahu siapa-siapa, tetapi saya datangi setiap PAC. Itu membutuhkan perjuangan. Saya harus menggunakan pesawat untuk ke sana,” ungkapnya.

Pengalaman lain saat maju caleg DPR RI 2014 juga ia ceritakan. Peluang menang kecil sudah terlihat, tapi perintah partai tetap dilaksanakan.

“Saya tahu kalah, tetapi saya tetap menjalankan perintah partai. Karena kalau kita mengatakan berjuang, artinya kita harus memahami situasi di tempat perjuangan kita,” katanya.

Di akhir, Tina berpesan agar identitas laskar tidak berhenti di seragam. Menjadi kader partai butuh pengorbanan waktu, tenaga, bahkan biaya.

“Kalau sekadar masuk partai untuk memperkaya diri, dari mana? Kita bekerja mungkin dibayar, tetapi masuk partai tidak dibayar. Justru kita keluar uang dan itu tidak sedikit,” ujarnya.

“Jangan hanya bangga memakai seragam laskar kalau tidak bisa memberikan manfaat di lingkungan kita. Walaupun manfaatnya kecil, tetap harus ada manfaat yang bisa kita berikan,” tandasnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *